Skala penelitian merupakan istilah yang digunakan dalam konteks penelitian untuk merujuk pada rentang ukuran atau kategori yang digunakan untuk mengukur variabel tertentu. Ini mencakup jenis-jenis pertanyaan atau pernyataan yang digunakan dalam instrumen penelitian untuk mengumpulkan data. Skala penelitian bisa berupa skala nominal, ordinal, interval, atau rasio, tergantung pada sifat variabel yang diukur dan tingkat presisi yang diinginkan.
Berikut ini adalah informasi lengkap tentang skala penelitian, mulai dari pengertian, macam-macam skala penelitian, lengkap dengan contohnya!
Pengertian Skala Penelitian
Pengertian skala penelitian menurut Sugiono (2012), skala pengukuran merupakan kesepakatan yang digunakan untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur, sehingga alat ukur tersebut digunakan dalam pengukuran akan menghasilkan data kuantitatif.
Sedangkan menurut Stanley Smith Stevens (1946) adalah pengukuran data dalam penelitian yang membuat klasifikasi skala pengukuran penelitian sosial. Dimana pengukuran penelitian inilah yang nantinya akan dibuat menjadi 4 jenis skala yang meliputi skala nominal, skala ordinal, skala interval dan skala rasio.
Macam-Macam Skala Penelitian dan Contohnya
Skala penelitian bisa berupa skala nominal, ordinal, interval, atau rasio, tergantung pada sifat variabel yang diukur dan tingkat presisi yang diinginkan.
Skala Nominal
Merupakan skala yang digunakan untuk mengkategorikan data ke dalam kategori atau kelompok yang berbeda tanpa adanya urutan atau tingkat. Tanda skala nominal adalah mutually exclusive, dimana setiap objek hanya memiliki satu kategori saja. Selain itu, skala nominal tidak memiliki aturan yang terstruktur, dengan kata lain aturannya abstrak. Contohnya adalah jenis kelamin (pria/wanita), atau warna mata (biru/coklat/hijau).
Skala Ordinal
Merupakan skala yang memungkinkan kita untuk mengurutkan data dalam suatu urutan tertentu, tetapi perbedaan antara nilai-nilai tersebut tidak didefinisikan. Skala ordinal dari segi pengkategorisasiannya saling memisah. Dari segi kategorisasi data dibuat berdasarkan karakteristik khusus. Sedangkan untuk kategorisasi data disusun berdasarkan pada karakteristik.
Ciri-ciri dari skala ordinal adalah data saling memisah, data bersifat logis dan mengikuti aturan, kategori data ditentukan oleh skala yang didasarkan pada jumlah karakteristik yang dimiliki. Contohnya adalah tingkat kepuasan (sangat puas, puas, netral, tidak puas, sangat tidak puas).
Skala Interval
Merupakan skala yang memiliki interval antara nilai-nilai yang dapat diukur, tetapi tidak memiliki nilai nol yang mutlak. Dari asal tingkatannya, skala interval berada di atas skala ordinal dan skala nominal. Skala interval memiliki nilai bobot yang sama dari satu data dengan yang lain. Skala interval bersifat saling memisah. Sedangkan untuk kategorisasi data diatur secara logis, untuk kategorisasi data memiliki karakteristik khusus saat menentukan skala.
Contohnya adalah suhu dalam Celsius atau Fahrenheit. Perhatikan bahwa pada skala interval, perbedaan antara dua nilai adalah sama, tetapi tidak ada nilai nol yang menyatakan ketiadaan suhu.
Skala Rasio
Merupakan skala yang memiliki semua properti skala interval, ditambah dengan nilai nol yang mutlak, yang menunjukkan ketiadaan dari variabel tersebut. Ciri-ciri dari skala rasio adalah data bersifat saling memisah, data bersifat logis dan mengikuti aturan, dan kategori data ditentukan skala berdasarkan karakteristik khusus. Contohnya adalah berat badan, tinggi badan, atau jumlah uang. Pada skala ini, perbandingan antara dua nilai memiliki arti yang jelas dan proporsional.
Nah, itu dia informasi lengkap tentang skala penelitian, mulai dari pengertian skala penelitian, macam-macam skala penelitian, lengkap dengan contohnya. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat!





