Beberapa tahun belakangan ini, muncul istilah hustle culture yang mengarah pada budaya workaholic pada sebagian pekerja kantoran. Budaya gila kerja tanpa mengenal waktu ini ternyata memiliki dampak dan bahaya bagi kesehatan seseorang, baik secara fisik maupun mental.
Berikut adalah ulasan lengkap tentang apa itu hustle culture, penyebab, dampak, dan solusi mengatasi kondisi tersebut!
Apa itu Hustle Culture
Hustle culture dikenal sebagai suatu keadaan dimana seseorang bekerja terlalu keras dan mendorong diri sendiri untuk melampaui batas kemampuan atau limit pribadinya, sehingga lama-lama terbiasa dengan kondisi tersebut dan pada akhirnya menjadi gaya hidup.
Dengan kata lain, para pekerja dengan hustle culture sangat akrab dengan kesibukan dan menganut budaya tiada hari tanpa bekerja, hingga tak ada lagi waktu untuk kehidupan pribadi. Budaya gila kerja inilah yang sudah menjadi standar bagi sebagian orang untuk mengukur hal-hal seperti produktivitas dan kinerja di tempat kerja.
Ada beberapa yang melatarbelakangi terjadPenyebab Hustle Cultureinya fenomena hustle culture, diantaranya adalah:
- Toxic positivity, sebagian orang mungkin terlalu merasa optimis bisa melakukan segala hal, meskipun sebenarnya diluar kemampuan dan kendali dirinya sendiri. Paham seperti itu umumnya berkeyakinan bahwa sesulit apapun, seseorang harus tetap bersikap positif, hal tersebut tentunya lama-lama akan membuat orang mengalami kesusahan jangka panjang.
- Hustle culture juga bisa disebabkan karena seseorang tidak bisa mengenal dirinya dengan baik, sehingga Ia tidak memiliki ukuran pribadi dan memandang apa yang bisa dicapai orang lain seharusnya bisa juga Ia lakukan. Hal tersebut akan membuat seseorang mengikuti standar sukses orang lain, dan terjebak pada pekerjaan yang sebenarnya tidak cocok untuk dirinya.
- Standar sosial masyarakat juga menjadi salah satu penyebab lumrahnya hustle culture dianut oleh sebagian besar pekerja. Masyarakat sering beranggapan bahwa semakin sibuk seseorang, artinya mereka semakin sukses.
Dampak Hustle Culture
Setelah mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan hustle culture, berikut adalah beberapa dampak hustle culture yang umumnya berbahaya dan merugikan seseorang.
- Berkurangnya Waktu Berkualitas
Keseimbangan antara pekerjaan dan kualitas hidup yang sehat sebaiknya menjadi prioritas semua orang. Namun, dengan adanya budaya gila kerja, kini banyak orang yang menyita banyak waktunya hanya untuk bekerja sepanjang hari tanpa mengatur jadwal untuk beristirahat dan berkumpul dengan orang-orang terdekat untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan.
- Kesehatan Fisik
Bekerja sepanjang hari tentu saja tidak baik untuk kondisi tubuh seseorang Ada banyak ancaman kesehatan unuk orang yang berlama-lama duduk di depan layar komputer dengan gerakan terbatas. Misalnya seperti sakit pinggang, gangguan pada mata, hingga risiko berbagai penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.
- Kesehatan Mental
Hustle culture tidak hanya mengganggu kesehatan fisik, banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa budaya kerja yang kurang baik dan manajemen waktu yang salah bisa menyebabkan burnout atau kondisi dimana seseorang benar-benar mengalami kelelahan fisik, emosi, dan juga mental. Hal ini menyebabkan seseorang bisa cepat marah, kondisi mental yang tidak stabil, dan tidak produktif di tempat kerja.
Solusi Mengatasi Hustle Culture
Adapun beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi hustle culture, diantaranya adalah:
- Menyadari keadaan dan kondisi tubuh dan mengetahui limit dan kekuatan pribadi, misalnya pada saat sudah terlalu lelah bekerja dan tubuh mulai memberikan respon negatif, sebaiknya segera beristirahat.
- Membuat jadwal perencanaan sebaik mungkin untuk menghindari pekerjaan yang menumpuk dan deadline. Pastikan juga memasukkan jadwal beristirahat dan liburan di sela-sela kesibukan saat bekerja. Dengan perencanaan yang baik, seseorang akan menjadi semakin produktif dan terhindar dari kelelahan.
- Membuat target yang realistis sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pribadi, tidak mematok target yang terlalu ambisius adalah salah satu kunci terlepas dari kondisi workaholic
- Menyadari bahwa limit, kemampuan, dan kapasitas setiap orang berbeda-beda. Untuk itu sebaiknya seseorang hidup dengan ukuran milik diri sendiri.
Nah, itu dia informasi lengkap tentang apa itu hustle culture, penyebab, dampak, dan solusi mengatasi kondisi tersebut. Semoga ulasan tersebut bisa bermanfaat!





