Menjelajahi destinasi luar negeri tak melulu harus mahal ada juga pilihan low cost. Dengan sedikit riset dan perencanaan matang, mahasiswa backpacker bisa menikmati liburan seru tanpa menguras tabungan. Menurut situs panduan traveling beberapa negara memiliki biaya hidup rendah dan infrastruktur transportasi yang mendukung traveler hemat.
Tiga Destinasi Luar Negeri Low Cost untuk Mahasiswa
Berikut ini tiga destinasi luar negeri yang ramah kantong dan cocok untuk mahasiswa backpacker, lengkap dengan estimasi biaya dan moda transportasi.
1. Bangkok, Thailand
Bangkok adalah surga bagi backpacker. Ibu kota Thailand ini menawarkan kombinasi budaya tradisional, kuliner lezat, dan kehidupan malam yang seru, semuanya dengan harga yang sangat terjangkau.
Transportasi:
- Dari Jakarta, kamu bisa mencari tiket pesawat murah ke Bandara Suvarnabhumi (BKK) atau Don Mueang (DMK). Dengan promo maskapai, tiket pulang-pergi bisa didapatkan mulai Rp1.500.000 – Rp2.500.000.
- Setelah tiba, gunakan BTS Skytrain, MRT, atau bus lokal untuk keliling kota. Harga tiket BTS mulai dari THB 16 (sekitar Rp7.500).
Akomodasi:
- Hostel murah di Bangkok berkisar antara THB 200–400 per malam (Rp90.000 – Rp180.000). Cari hostel di kawasan Khao San Road untuk suasana backpacker yang hidup.
Aktivitas:
- Grand Palace dan Wat Phra Kaew: Tiket masuk THB 500 (Rp225.000).
- Pasar Chatuchak: Surga belanja murah tanpa tiket masuk.
- Kuliner jalanan di Yaowarat (Chinatown): Coba Pad Thai, Mango Sticky Rice, atau Tom Yum dengan harga mulai THB 40–60 (Rp18.000 – Rp27.000).
Estimasi Total Biaya 3 Hari 2 Malam:
Rp2.500.000 – Rp3.500.000, termasuk tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, makan, dan tiket masuk objek wisata.
2. Ho Chi Minh City, Vietnam
Ho Chi Minh City (HCMC), juga dikenal sebagai Saigon, adalah destinasi backpacker lainnya di Asia Tenggara yang penuh sejarah dan makanan nikmat. Biaya hidup di kota ini sangat rendah, membuatnya cocok untuk mahasiswa dengan anggaran terbatas.
Transportasi:
- Tiket pesawat dari Jakarta ke Bandara Tan Son Nhat (SGN) sering tersedia mulai Rp1.500.000 – Rp2.000.000 pulang-pergi.
- Di dalam kota, gunakan bus lokal atau Grab Bike untuk berkeliling. Tarif bus hanya sekitar VND 5.000 (Rp3.500).
Akomodasi:
- Hostel di Distrik 1, area backpacker paling terkenal di HCMC, memiliki harga mulai dari VND 100.000–150.000 per malam (Rp65.000 – Rp100.000).
Aktivitas:
- War Remnants Museum: Belajar tentang sejarah Vietnam dengan tiket masuk VND 40.000 (Rp27.000).
- Cu Chi Tunnels: Tur setengah hari ke terowongan perang ini mulai dari VND 200.000 (Rp135.000), termasuk transportasi.
- Ben Thanh Market: Jelajahi pasar tradisional untuk belanja murah dan kuliner khas seperti banh mi dan pho, masing-masing seharga sekitar VND 30.000–50.000 (Rp20.000 – Rp35.000).
Estimasi Total Biaya 3 Hari 2 Malam:
Rp2.300.000 – Rp3.200.000, mencakup tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, makan, dan objek wisata.
3. Kathmandu, Nepal
Bagi backpacker yang ingin petualangan berbeda, Kathmandu adalah destinasi sempurna. Kota ini kaya budaya dan menjadi pintu gerbang menuju pegunungan Himalaya.
Transportasi:
- Tiket pesawat dari Jakarta ke Bandara Tribhuvan (KTM) biasanya mulai dari Rp3.500.000 – Rp4.500.000 pulang-pergi.
- Di Kathmandu, gunakan bus lokal atau berjalan kaki untuk menjelajahi kota. Biaya bus mulai dari NPR 20 (Rp2.500).
Akomodasi:
- Penginapan di Thamel, kawasan turis di Kathmandu, mulai dari NPR 700–1.200 per malam (Rp85.000 – Rp145.000).
Aktivitas:
- Durbar Square: Kompleks istana dan kuil bersejarah ini memiliki tiket masuk NPR 1.000 (Rp120.000).
- Boudhanath Stupa: Ikon Kathmandu ini gratis untuk dikunjungi, meski donasi sukarela disarankan.
- Kuliner lokal: Nikmati momos (dumpling khas Nepal) dan thukpa (mie sup), masing-masing seharga NPR 150–300 (Rp18.000 – Rp36.000).
Estimasi Total Biaya 4 Hari 3 Malam:
Rp4.500.000 – Rp6.000.000, termasuk tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, makanan, dan objek wisata.
Tips Hemat untuk Mahasiswa Backpacker
- Cari Promo Tiket Pesawat: Gunakan aplikasi pencarian tiket murah dan pantau promo maskapai.
- Pilih Hostel atau Guesthouse: Selain lebih murah, kamu juga bisa bertemu backpacker lain dan berbagi tips perjalanan.
- Gunakan Transportasi Umum: Hindari taksi atau kendaraan pribadi yang mahal.
- Bawa Botol Minum: Banyak negara memiliki stasiun pengisian air minum gratis, membantu menghemat uang dan mengurangi sampah plastik.
- Coba Street Food: Selain murah, makanan jalanan biasanya lebih autentik.
Kesimpulan
Bangkok, Ho Chi Minh City, dan Kathmandu adalah pilihan tepat bagi mahasiswa backpacker yang ingin menjelajah luar negeri tanpa merogoh kocek terlalu dalam. Dengan perencanaan yang matang, pengalaman seru bisa didapatkan tanpa harus mengorbankan kualitas perjalanan. Jadi, siapkan ranselmu dan nikmati petualangan seru dengan anggaran hemat!





