Parafrase: Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, dan Jenisnya

Parafrase

Dalam dunia kepenulisan, istilah parafrase memang sering dijumpai. Namun, secara umum pengertian dan informasi seputar parafrase masih sedikit dipahami banyak orang. Parafrase digunakan untuk menjelaskan suatu kalimat atau tulisan dengan menggunakan gaya bahasa yang berbeda namun tetap mempertahankan esensi atau pesan yang sama dari teks aslinya.

Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang parafrase lengkap dengan tujuan, ciri-ciri, jenis-jenisnya, hingga beberapa rekomendasi tools parafrase Indonesia!

Pengertian Parafrase

Berdasarkan pengertian yang tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), parafrasa ataupun parafrase merupakan pengungkapan kembali pada suatu tuturan dari sebuah tingkatan ataupun beragam bahasa menjadi tuturan lain tanpa mengubah pengertian aslinya.

Parafrase juga bisa diartikan sebagai proses mengungkapkan atau menjelaskan sebuah gagasan, kalimat, atau teks dengan kata-kata yang berbeda namun tetap mempertahankan makna yang sama dengan yang asli. Proses ini melibatkan penggunaan struktur kalimat yang berbeda atau sinonim untuk menggambarkan ide atau informasi yang sama.

Tujuan Parafrase

Tujuan dari parafrase adalah sebagai berikut:

  1. Proses parafrase memiliki tujuan membantu para pembaca memahami sebuah teks atau konten dengan lebih baik, ketika melakukan kegiatan parafrase seseorang diharapkan bisa memahami inti dari teks yang dibaca dengan gaya bahasa baru, bukan hanya mengulang kata demi kata yang sudah ada. 
  2. Parafrase juga memiliki tujuan untuk menjelaskan atau menyampaikan informasi dengan gaya bahasa yang berbeda atau lebih mudah dipahami.
  3. Proses parafrase juga memiliki tujuan untuk menghindari plagiarisme atau menjiplak hasil karya orang lain. Dengan menyajikan ide atau informasi dengan cara yang berbeda, tetapi masih mempertahankan makna inti dari sumber asli, penulis bisa menghindari plagiasi secara langsung dari sumber tersebut.
  4. Proses parafrase juga bisa mengembangkan keterampilan kepenulisan seseorang, dengan kegiatan penyusunan kalimat dan kata-kata baru akan meningkatkan kreativitas dan keterampilan penulisan. 
  5. Parafrase juga bisa digunakan untuk memudahkan pemahaman tulisan atau teks yang rumit dan sulit dimengerti. Dengan proses parafrasa seseorang bisa menyederhanakan dan meringkas sebuah teks agar lebih mudah dipahami. 

Ciri-Ciri Parafrase

Beradasarkan informasi yang terangkum dalam modul Bahasa Indonesia Tataran Semenjama Kelas X oleh Ahmad Iskak, S,Pd., M.Pd., dan Dra. Yustinah, M.Pd., Ada beberapa ciri parafrase, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Bentuk tuturan berbeda
  • Substansi tidak berubah
  • Mengandung makna tuturan sama
  • Bahasa ataupun cara menyampaikannya berbeda

Jenis-Jenis Parafrase

Parafrase terdiri dari beberapa jenis. Adapun jenis-jenis dari parafrase akan dijelaskan dalam uraian dibawah ini!

1. Parafrase Ekuivalen

Parafrase ekuivalen dilakukan dengan teknik menerjemahkan sebuah teks secara keseluruhan isi dan makna dari teks yang ingin diparafrase, bukan menerjemahkannya dengan cara mencari kesamaan arti dari kata demi kata atau kalimat demi kalimat. 

2. Parafrase Keantoniman Ingkaran

Seperti namanya, parafrase keantoniman ingkaran, teknik mengubah teks ini dilakukan dengan proses mencari kata yang memiliki sifat berlawanan bertingkat serta berlawanan dan berkebalikan. 

3. Parafrase Generik-Spesifik

Teknik yang digunakan dalam proses parafrase generik-spesifik adalah dengan mengubah satuan lingual dengan mengganti padanan kata-kata yang masih mempunyai sinonim yang serupa. Cara ini bisa terjadi karena sebuah kata memiliki makna yang dilambangkan dengan beberapa kata yang berbeda. 

4. Parafrase Amplifikasi

Parafrase ini dilakukan dengan cara memberikan detail informasi dari kalimat yang diparafrase. Caranya adalah dengan membuat pengulangan lingual serta memberikan informasi tambahan dalam satuan lingual dalam parafrasa tersebut.

5. Parafrase Kontraksi

Selanjutnya adalah parafrase kontraksi, teknik ini dilakukan dengan cara mengurangi informasi yang terdapat dalam satuan lingual, misalnya dengan menyingkat satuan kata tanpa mengubah makna yang terkandung. 

6. Parafrase Rangkuman

Parafrasa rangkuman adalah suatu jenis parafrasa dengan cara merangkum satuan lingual dengan lingual lainnya. Proses ini dilakukan dengan teknik penyajian gagasan sumber dengan kata-kata sendiri. 

Rekomendasi Tools Parafrase Indonesia

Seiring dengan kecanggihan teknologi dan perkembangan Artificial Intelligence (AI). Kini terlahir banyak tools parafrase Bahasa Indonesia yang bisa dimanfaatkan oleh para penulis. Berikut adalah beberapa rekomendasi tools parafrase yang bisa digunakan:

Nah, itu dia informasi lengkap tentang penjelasan lengkap tentang parafrase lengkap dengan tujuan, ciri-ciri, jenis-jenisnya, hingga beberapa rekomendasi tools parafrase Indonesia. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat!