Untuk menghasilkan sebuah karya ilmiah yang bisa dipertanggungjawabkan, ada 6 tahapan metode penelitian yang penting untuk diketahui. Tahapan ini merupakan proses yang harus dilalui oleh seorang peneliti agar hasil dari penelitian bisa menghasilkan karya ilmiah yang terstruktur, sistematis, dan logis.
Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam tahapan metode penelitian adalah sebagai berikut!
1. Menentukan Rumusan Masalah
Tahapan pertama dalam metode penelitian adalah menentukan rumusan masalah. Sangat penting untuk menyusun rumusan masalah sebelum melakukan penelitian, bentuknya bisa berupa pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan penelitian yang akan dilakukan.
Pertanyaan-pertanyaan yang disusun sebagai rumusan masalah ini, nantinya dijadikan sebagai pedoman untuk mencari tahu jawaban-jawabannya melalui penelitian yang dilakukan.
2. Mendefinisikan Tujuan Penelitian
Langkah kedua dalam tahapan metode penelitian adalah mendefinisikan tujuan dari penelitian. Ada beberapa kriteria yang perlu ditegaskan dalam menentukan tujuan penelitian, diantaranya adalah:
- Tujuan penelitian sebaiknya dinyatakan dengan jelas, tegas, dan tepat.
- Berbeda dengan rumusan masalah, tujuan penelitian umumnya dirumuskan dalam kalimat pernyataan.
- Tujuan penelitian umumnya diawali dengan kata “untuk” atau kata sejenis yang memiliki makna yang sama.
- Tujuan penelitian harus selaras dengan rumusan masalah, judul, serta hasil dari penelitian.
3. Studi Literatur
Tahapan metode penelitian selanjutnya adalah studi literatur. Dalam tahap ini, seorang peneliti akan mencari data-data dan informasi untuk keperluan riset penelitian yang mereka lakukan dengan membaca jurnal ilmiah, buku-buku referensi, atau bahan-bahan publikasi lainnya yang ada di perpustakaan atau tempat literatur lainnya.
4. Pengambilan dan Pengumpulan Data Sampling
Pada langkah keempat dalam tahapan metode penelitian, seorang peneliti harus mengumpulkan data sampling yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. Sampel yang diambil harus benar dan tepat sehingga penelitian yang dilakukan bisa mewakili populasi dari data sampling tersebut.
Misalnya, ketika melakukan penelitian pada kondisi psikologis kondisi lansia yang tinggal di panti jompo, maka sampling yang diambil harus benar-benar dari para lansia yang tinggal di panti-panti jompo yang berada pada lingkup penelitian.
5. Proses Analisis Data
Setelah melakukan keempat tahap yang telah dijelaskan di atas, proses selanjutnya dalam tahapan metode penelitian adalah proses analisis data. Langkah ini juga disebut sebagai proses pencarian dan penataan data-data yang didapatkan dalam proses penelitian.
Data tersebut bisa berupa informasi yang didapatkan dari bahan literatur ilmiah, hasil observasi, atau wawancara pada objek penelitian. proses analisis data memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas hasil penelitian sehingga seorang peneliti bisa menyajikan data yang baik pada laporan penelitian.
6. Pembahasan dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah
tahap terakhir dalam proses metode penelitian adalah pembahasan dan penulisan karya tulis ilmiah. Pembahasan yang disajikan dalam bentuk laporan karya tulis ilmiah ini harus berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti.
Laporan penelitian dalam bentuk karya tulis ilmiah ini ditulis berdasarkan ketentuan dan kaidah ilmiah yang terstruktur, runut, dan sistematis. Laporan penelitian umumnya mencakup banyak poin, dari mulai judul penelitian, pendahuluan, pembahasan, kesimpulan, serta lampiran yang mendukung kebenaran proses penelitian yang dilakukan.
Jika disimpulkan, untuk menghasilkan sebuah laporan penelitian yang baik dan bisa dipertanggungjawabkan, seorang peneliti perlu memahami dan mengaplikasikan 6 tahapan metode penelitian yang telah dijelaskan di atas, dari mulai menentukan rumusan masalah, mendefinisikan tujuan penelitian, studi literatur, pengumpulan data sampling, proses analisis data, hingga pembahasan dan penulisan karya tulis ilmiah.
Setelah membaca penjelasan di atas, diharapkan pembaca bisa memahami tentang 6 tahapan metode penelitian.





