Tulisan akademis dibuat dengan melihat pedoman struktur karya ilmiah yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang berlaku. Karya ilmiah yang umumnya menjelaskan hasil penelitian atau kajian suatu masalah ini harus mengikuti kaidah yang berlaku serta bisa dipertanggung jawabkan oleh penulisnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui struktur karya ilmiah dari mulai poin pertama berupa judul penelitian, hingga bagian lampiran.
Pelajari selengkapnya tentang struktur karya ilmiah serta penjelasannya dalam ulasan berikut ini!
1. Judul Penelitian
Judul penelitian merupakan struktur karya ilmiah yang biasanya berada di halaman awal sebuah karya ilmiah. Judul penelitian dipilih berdasarkan topik yang dibahas dalam karya ilmiah. Judul penelitian harus merangkum penelitian yang dilakukan sekaligus memberikan gambaran mengenai hasil penelitian. Oleh karena itu, judul penelitian harus dibuat spesifik.
2. Abstrak
Abstrak merupakan struktur karya ilmiah yang kedua setelah judul penelitian, abstrak dikenal sebagai sebuah resume atau ringkasan dari keseluruhan materi yang dibahas dalam sebuah penelitian. Abstrak akan memberikan kemudahan bagi pembaca untuk mengetahui pembahasan dari penelitian secara ringkas dan cepat.
Dalam aturan pembuatan abstrak, jumlah kata tidak boleh lebih dari 250 kata dengan menggunakan bahasa yang singkat, padat, namun tetap informatif bagi pembaca.
3. Pendahuluan
Dalam bagian pendahuluan karya ilmiah, terbagi menjadi beberapa poin yang harus dibahas. Yang pertama adalah latar belakang masalah, yang berisi penjelasan teoritis tentang topik yang akan diangkat dalam penelitian. Kedua, adalah rumusan masalah, yang berisi pertanyaan kritis dari penulis berdasarkan pernyataan umum dari masalah penelitian.
Selanjutnya adalah tujuan penelitian, yang berisi uraian singkat mengenai tujuan apa yang ingin diwujudkan dengan mengangkat penelitian yang akan dilakukan. Dan yang terakhir adalah manfaat penelitian, yang didalamnya membahas mengenai kontribusi penelitian terhadap pengembangan pengetahuan secara umum.
4. Kerangka Teori
Di bagian kerangka teori dalam struktur karya ilmiah, ada dua poin penting yang harus dibahas. Yang pertama adalah landasan teori dan hipotesis penelitian. Kerangka teori merupakan konsep yang membatasi dan memfokuskan penelitian sehingga dapat menyajikan suatu pandangan sistematis dalam penelitian.
Sedangkan hipotesis penelitian merupakan kesimpulan sementara yang dibuat berdasarkan kerangka pemikiran atau teori yang dikemukakan oleh peneliti.
5. Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan serangkaian cara yang dipilih kemudian digunakan oleh peneliti untuk menyempurnakan penelitiannya sehingga menghasilkan kesimpulan yang bisa dipertanggungjawabkan. Ada dua jenis metode penelitian yang sering dilakukan, yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif.
Metode penelitian kualitatif biasanya fokus pada proses analisa dan pendeskripsian terhadap suatu masalah, sedangkan metode penelitian kuantitatif lebih fokus pada analisa yang menggunakan angka, statistik, tabel, dan lain sebagainya.
6. Pembahasan Penelitian
Pembahasan penelitian dalam struktur karya ilmiah memuat berbagai penjelasan dari mulai rumusan masalah, tujuan, manfaat, kerangka teori, juga metode penelitian yang dilakukan. Dalam pembahasan penelitian juga akan dijelaskan mengenai objek penelitian, deskripsi hasil penelitian, pengujian hipotesis, hingga interpretasi hasil pengujian hipotesis.
7. Penutup
Dalam karya ilmiah, bagian penutup berisi dua bagian yang harus dituangkan. Yang pertama adalah kesimpulan dari hasil penelitian, dan yang kedua adalah saran berupa pendapat subjektif dari seorang penulis karya ilmiah mengenai pengembangan pengetahuan yang berhubungan dengan topik yang diangkat dalam penelitian.
8. Daftar Pustaka
Daftar pustaka merupakan daftar sumber informasi atau referensi penulis ketika melakukan penelitian hingga pembuatan karya ilmiah. Daftar pustaka umumnya menggunakan format yang sudah diatur dalam tata bahasa, yaitu dengan urutan nama penulis, judul tulisan, nama penerbit buku atau karya akademik, identitas, dan terakhir adalah tahun terbit.
9. Lampiran
Lampiran dalam struktur karya ilmiah berisi beberapa data atau dokumentasi yang dihasilkan oleh penulis ketika meneliti sebuah sebuah masalah yang diangkat dalam sebuah penelitian.
Nah, itu dia informasi lengkap tentang struktur karya ilmiah, semoga ulasan tersebut bisa bermanfaat!





