Solo, atau Surakarta, bukan hanya dikenal sebagai kota budaya dengan tradisi yang kental, tetapi juga sebagai surga kuliner yang menawarkan beragam jajanan unik. Bagi Anda yang merencanakan liburan ke Solo, kemanalagi jika tidak mencicipi jajanan khas kota ini adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan. Dari pasar tradisional hingga toko legendaris, Solo menyajikan kekayaan rasa yang memanjakan lidah.
Jajanan Unik Solo
Dalam artikel ini, kita akan mengupas beberapa jajanan unik yang wajib dicoba saat berlibur di Solo. Mulai dari kudapan manis hingga camilan gurih, setiap jajanan memiliki cerita dan cita rasa khas yang mencerminkan kekayaan budaya kota ini. Siapkan diri Anda untuk petualangan kuliner yang menggugah selera!
1. Serabi Notosuman
Serabi Notosuman adalah salah satu ikon kuliner Solo yang telah melegenda. Terbuat dari adonan tepung beras dan santan, serabi ini dimasak di atas tungku arang, memberikan aroma khas yang menggoda. Tersedia dalam varian original dan cokelat, serabi ini memiliki tekstur lembut dengan rasa gurih manis yang pas di lidah. Anda dapat menemukan Serabi Notosuman di Jalan Moh. Yamin No.28, Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.
2. Cabuk Rambak
Bagi yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda, Cabuk Rambak adalah pilihan tepat. Hidangan ini terdiri dari ketupat yang disiram dengan saus wijen dan kelapa parut, kemudian disajikan bersama karak atau kerupuk nasi. Rasanya yang unik dan teksturnya yang beragam menjadikan Cabuk Rambak favorit di kalangan warga lokal. Anda bisa menemukannya di Pasar Gede atau penjaja kaki lima di sekitar kota Solo.
3. Lenjongan
Lenjongan adalah kumpulan jajanan pasar berbahan dasar singkong yang disajikan dalam satu piring. Isinya meliputi klepon, gethuk, tiwul, dan cenil, semuanya ditaburi kelapa parut dan gula merah cair. Kombinasi rasa manis dan tekstur kenyal membuat lenjongan menjadi camilan yang memuaskan. Lenjongan mudah ditemukan di pasar tradisional seperti Pasar Gede dengan harga terjangkau.
4. Tahok
Tahok adalah kudapan khas Solo yang terinspirasi dari kuliner Tionghoa. Mirip dengan kembang tahu, tahok terbuat dari sari kedelai yang disajikan dengan kuah jahe manis hangat. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis pedas dari jahe menjadikan tahok pilihan tepat untuk dinikmati di pagi atau sore hari. Penjual tahok biasanya berkeliling atau mangkal di sekitar pasar tradisional.
5. Kue Moho
Kue Moho adalah jajanan tradisional yang sering ditemukan dalam acara adat Jawa. Kue ini memiliki tekstur mirip bolu kukus namun lebih padat, dengan warna putih dan bagian atas berwarna merah muda. Rasanya manis dengan aroma khas yang menggugah selera. Kue Moho dapat ditemukan di pasar tradisional atau toko kue khas Solo.
6. Intip Goreng
Intip goreng adalah camilan yang terbuat dari kerak nasi yang dikeringkan lalu digoreng hingga renyah. Biasanya disajikan dengan taburan gula merah cair untuk rasa manis atau garam untuk rasa asin. Intip goreng menjadi oleh-oleh khas yang banyak diburu wisatawan karena keunikannya. Anda bisa membelinya di toko oleh-oleh atau pasar tradisional di Solo.
7. Es Dawet Telasih
Untuk menyegarkan diri di tengah hari yang panas, Es Dawet Telasih adalah pilihan sempurna. Minuman ini berisi cendol, biji selasih, tape ketan, bubur sumsum, dan disiram dengan santan serta gula merah cair, kemudian ditambahkan es batu. Rasanya yang manis dan segar membuat es dawet ini digemari banyak orang. Salah satu tempat terkenal untuk menikmati es dawet telasih adalah di Pasar Gede Solo.
8. Roti Mandarijn Orion
Roti Mandarijn Orion adalah roti legendaris yang telah ada sejak zaman kolonial. Roti ini memiliki tekstur lembut dengan rasa manis yang pas, tersedia dalam varian original, kismis, dan spesial. Meskipun tanpa bahan pengawet, roti ini dapat bertahan hingga satu minggu, menjadikannya pilihan oleh-oleh favorit dari Solo. Anda dapat membelinya di Toko Roti Orion yang terletak di utara Pasar Gede.
9. Pukis Badran
Kue pukis mungkin terdengar biasa, tetapi Pukis Badran menawarkan sesuatu yang istimewa. Dengan tekstur yang lebih lembut dan rasa yang lebih kaya, kue pukis ini menjadi favorit banyak orang. Tersedia dalam berbagai varian rasa seperti cokelat, keju, dan kacang, Pukis Badran cocok dinikmati sebagai camilan sore. Lokasinya berada di daerah Badran, Solo.
10. Gempol Pleret
Gempol Pleret adalah minuman tradisional yang menyegarkan, terdiri dari bola-bola tepung beras (gempol) dan lembaran tipis tepung beras (pleret) yang disiram dengan santan dan gula merah cair. Rasanya yang manis dan teksturnya yang unik menjadikan minuman ini favorit di kalangan masyarakat Solo. Anda dapat menemukannya di Pasar Gede atau penjaja minuman tradisional di Solo.
Menutup Petualangan Kuliner Anda di Solo
Menjelajahi jajanan unik di Solo adalah cara terbaik untuk merasakan kekayaan budaya dan tradisi kota ini. Setiap camilan tidak hanya menawarkan cita rasa yang lezat, tetapi juga cerita dan sejarah yang menarik di baliknya. Dari Serabi Notosuman yang legendaris hingga Gempol Pleret yang menyegarkan, Solo memiliki segudang kuliner yang siap memanjakan lidah Anda.
Jadi, saat Anda merencanakan liburan ke Solo, pastikan untuk meluangkan waktu mencicipi jajanan-jajanan khas ini. Tidak hanya akan memperkaya pengalaman wisata Anda, tetapi juga memberikan kenangan manis yang tak terlupakan. Selamat berpetualang dan selamat menikmati kelezatan kuliner Solo!





